Aliran Rasa – Awal Matrikulasi Institut Ibu Profesional Batch #7
Assalamulaikum para ibu dan calon ibu profesional yang luar biasa J
At the first time saya nulis di blog, newbie bgt hehe. Saya termotivasi bikin blog karena bergabung dikomunitas Ibu Profesional yang hebat.
Saya mau sharing ketertarikan saya bergabung di Institut Ibu Profesional (IIP)? Saya sendiri baru tau ada komunitas ini setelah menikah pertengahan bulan agustus 2018 yang lalu. Awalnya saya iseng pengen cari informasi di media sosial (instagram) gimana cara menjadi istri dan ibu yang baik. Kebetulan Alhamdulillah akhir Agustus 2018 saya dinyatakan positif hamil, memang gercep hehehe JJ . Setelah menikah saya diajak suami merantau ke Balikpapan, sedangkan orangtua saya tinggal di Pariaman, Sumatera Barat dan Mertua saya tinggal di Pekalongan, Jawa Tengah. Kami berdua di sini merantau jauh dari keluarga dan sebagai pasangan baru, kita sama-sama haus akan ilmu parenting.
Jujur, setelah saya diberi tahu dokter kalau positif hamil, ada rasa kekhawatiran, bisa ga ya jadi orang tua, bisa ga ya jadi istri? Ga punya keluarga di sini, terus mau belajar ke siapa? Semakin hari semakin bingung. Nah akhirnya saya follow akun instagram Komunitas Ibu Profesional dan Ibu Profesional Kaltim. Awal Tahun 2019 ternyata pembukaan kelas baru, saya super –excited- langsung daftar. Ternyata beberapa hari kemudian saya diundang ke WAG Ibu Profesional. Senanggg bgt, Alhamdulillah. Akhirnya penantian panjang dari bulan agustus 2018. Agak lebay yaa hihi.
IIP (Institut Ibu Profesional)
Insitut Ibu Profesional adalah suatu komunitas para perempuan yang senantiasa memantaskan dirinya baik sebagai ibu maupun calon ibu, dengan tujuan yang sama yaitu untuk membangun peradapan mulai dari dalam keluarga. Disini para perempuan, calon ibu dan ibu bersama-sama belajar menjadi lebih baik. Tidak hanya untuk perempuan indonesia yang tinggal di Indonesia, bahkan perempuan Indonesia yang tinggal diluar negeripun bisa mengikuti komunitas ini. Komunitas ini membuat perempuan yang tadinya mengganggap dirinya biasa (termasuk saya hehe) menjadi luar biasa, selalu bersemangat untuk meningkatkan kualitas diri dan keluarganya. IIP mempunyai beberapa aktifitas selain kelas online yaitu: workshop, kopdar, webinar, family gatering dan lain-lain.
Awalnya, saya ga pd, karena baru menikah dan masih hamil muda, sedangkan komunitas ini pasti yang ikut ibu-ibu yang sudah bertahun-tahun menikah dan punya anak. MasyaAllah setelah saya bergabung di WAG ternyata komunitas ini dari beragam perempuan hebat yang mau belajar dan terus belajar, ada yang sudah menikah, yang belum menikah, yang sudah punya anak, yang bekerja di ranah domestik maupun di publik, Luar biasaJ. Alhamdulillah saya semakin percaya diri untuk belajar bersama-sama.
Program Matrikulasi IIP
Ada beberapa tahapan belajar di Institut Ibu Profesional (IIP). Tanggal 31 Desember 2018 – 18 Januari 2019, kita mengikuti kelas foundation. Di sini kita masih berstatus sebagai calon mahasiwa. Selama dua minggu full kita mendapatkan materi-materi seputar kegiatan IIP. Mulai dari perkenalan antara anggota calon mahasiswa IP, perkenalan komunitas IIP, Pengurus IIP, Selayang Pandang IP, Tahapan Belajar di IIP, Management Gadget, dan Memahami CoC (Code of Conduct) semacam peraturan dalam komunitas IP . Setelah itu ada tahap matrikulasi.
Pada tanggal 21 Januari 2018, akhinya kita resmi masuk program matrikulasi IIP. Program Matrikulasi merupakan tahap paling dasar untuk mengenal diri sendiri untuk menjadi seorang perempuan, calon ibu, ibu dan seorang istri yang lebih baik. Setelah kelas matrikulasi ada kelas lanjutan seperti Kelas Bunda Sayang, Kelas Bunda Cekatan, Kelas Bunda Produkif dan Kelas Bunda Saleha.
Perasaan Setalah Masuk Program Matrikulasi IIP
Perasaan saya masuk ke dalam program Matrikulasi IIP 7 Kaltim sangat luar biasa, Masya Allah. Di sini saya bertemu dengan teman-teman yang mempunyai satu visi, niat yang besar, komitmen serta disiplin diri untuk mengikuti kelas matrikulasi ini. Setiap aktivitas mahasiswa tercatat dan terdokumentasi dengan baik melalui platform Google Drive dan Google Class Room.
Awalnya saya juga tidak tahu apa itu google Class Room, dan belum terlalu mahir, tapi terus belajar dan membaca materi yang dishare digrup. Belajar softskill aplikasi canva juga. Kita juga diberi kesempatan bertemu dengan komunitas IIP dari sabang sampai merauke bahkan perempuan Indonesia yang tinggal di luar Negeri dalam grup Studium General di telegram. Tanggal 23-23 Januari 2018 kita diskusi via tele antara perempuan-perempuan hebat. Awal program kita di kasih tugas mengedit profil dengan aplikasi canva atau pict art, kemudian selanjutnya diberikan tugas untuk membuat aliran rasa selama mengikuti ibu profesional dan program matrikulasi. Saya merasa sangat beruntung dan bahagia bia bergabung di komunitas idaman untuk para perempuan hebat yang luar biasa. Alhamdulillah :)). Semoga saya tetap istiqomah mengikuti kelas IIP sampai saya wisuda nanti dan bisa menerapkan ilmunya di keluarga kecil saya. Terima kasih IIP telah memberikan kesempatan saya untuk belajar meningkatkan kualitas diri menjadi perempuan yang hebat.
Btw, tulisan saya panjang sekali, sepertinya saya harus belajar nge-Blogger biar lebih enak curhatnya. hehe
#Aliranrasa #pramatrikulasi #matrikulasiiipbatch7
Comments
Post a Comment